Category Archive
The following is a list of all entries from the the academy category.
Let’s talk to the point. I’m disappointed with my results. The worst ever. Really. This time not with myself, but with my results. I mean, I know I’ve worked hard this semester.
Is it true that for every smile there is a drop of tear following? Is it true that for every sip of relief there is disappointment? Is it true that for every happiness there is sadness following?
.
Well, let’s just say my effort wasn’t enough. Cannot say “gotta work harder” though, at least for now. I’m still not in the condition to make a resolution for next sem.
.
But just like he said, there are so many other things to thank for. A relief, health, a place to stay, enough money in my account, lots of great friends, a lot more laughter, and of course, a marvellous God.
Please let me still be thankful. Let me still be myself. Let me still enjoy my life. And face each new day with a smile, no matter how grey the clouds are.
capeks
DIP ternyata lama juga ya…dari pagi sampe sore gitu…maklum anak2 di grup gue lumayan enthu. Sambung workshop 1130 nyampe kamar, bobo bntar, nonton bola, tidur 3 jam, trus bangun lagi paginya. Wew. Capeks.
Hari ini bangun dengan rada berkabut. Masih ngantuk banget secara tidur cuma 5 jam kurang. Pergi ke lokasi buat eksperimen, dan turns out gagal jadi mesti balik dan discuss sama phd student yg di-assign sama profesor buat dampingin kita. Pake acara diusir juga dari lab gara-gara belom cek temperatur tubuh (gara2 swine flu itu lho jadi mesti cek tiap hari). Tapi thanks God akhirnya kita semua ngerti dan uda mantep buat besok pergi keluar lagi.
Bersyukur juga kalo gue punya waktu istirahat sbentar sblm workshop. Hari ini masih panjang. *sigh*
.
Masih bergumul dan masih berharap untuk suatu permohonan.
diaypi
Fiuhh…jadi hari ini gue baru aja kelar hari pertama DIP alias projek liburan anak EEE 2nd year. Bersyukur banget dapet teammate yang oke dan profesor yang santai (apalagi tadi dia mesti ngurusin anak2 yang presentasi efwaipi jadi cuma bentar doank ketemu di lab). Meskipun projek bagian gue kayaknya capek secara harus pergi2 keluar kampus, tapi seneng lah. Sebenernya pas pertama gue tau kalo anak EEE ada projek ginian, gue rada takut (biasalah). Tapi ‘untung’nya, beberapa hari ini gue sibuk banget sampe uda ga mikirin itu lagi. Jadi ya hari ini juga masuk lab tanpa beban.
Rada confused sedikit sih soalnya DIP taon ini pake ada moderator segala (berasa efwaipi) plus mesti bikin logbook (berasa ai-e). Yah semoga kita bisa menyelesaikan ini semua dengan baik lah
All the best buat para warga NTU yang tertahan di Singapura: buat engineering 2nd year yang DIP/EID/ato apalah itu namanya, buat 3rd year yang mostly masih IA, dan buat final years yang minggu ini bakal presentasi.
.
Mohon doanya untuk suatu pergumulan, dan mari berdoa semoga swine flu nggak tambah parah.
I pray that you will finish with a smile
Dear my fellow benchers,
Living in exam period is a hell
but you all make it a small paradise
cause you brought me back when I fell
make me laugh in my worries
15 hours/day of studying sounds exhausting
but with you, it’s all about fun, laughters, and smiles
chatting, joking around, kaypoh-ing
keeping us strong no matter what problem lies
it’s a privilege to be with you these two weeks
one week more, and we’ll all be free from this “pain”
be thankful, for God’s love is everywhere to be seek
sleep well, eat healthy, study hard, and everything will just fine
I want to say more than just a simple ‘thank you for making my days’
bcause it’s not enough to express my gratitude to y’all
so I sincerely hope that you will enjoy this remaining days
and I pray that you will finish this race with a smile
some more quotes
Banyak request untuk ngepost quotes2 yang terjadi sepanjang 2 hari kemarin, gara2 post yang sebelomnya. yah dicoba saja ya…ini yang gue inget aja…kalo mau nambahin tulis di comment sahaja
.
Kumpulan quotes H.S.S *emang ni anak ajaib banget. favourite bencher dah!* :
Bumi belum berbentuk dan kosong, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. And then God said: ”Let there be electromagnetism!”
Nguping jakarta itu siapa ya?
“Choff apakah kamu udah nemu inspirasi?”
“Saya belum bisa menghidupinya”
.
Oolong tea bukannya teh tarik ya? ~C.Z.A
.
for more, bisa dilihat blognya kuncup.
randomness of exam period
Exam ini tumben gue nggak nulis post apapun tentang laporan gimana exam gue. Alesannya? Hmm emang nggak pengen dibahas aja sih. Bukan berarti nggak ada yang bisa di sharing, tapi ya emang lagi nggak mood aja. (Segitu dahsyatnya efek exam period sampe gue nggak mood ngeblog).
Yah jadi gue cuma pengen menulis post singkat tentang hal2 random di bench dan sekitar orang2nya. Salah satunya quotes2:
Bisa berdoa untuk orang lain itu privilege, lho… ~ T.I.K
Bersyukurlah kalo lo masi waras saat keluar dari exam hall ~ S.B.S
Dear Benchers, saya gak ngebench hari ini. Pengen istirahat. Met belajar n teteup semangat. All the best. ~sms dari S.B.W
Siapa juga yang nyariin lo? ~K.K menanggapi sms tersebut
Sehat itu mahal, tapi sakit lebih mahal lagi. ~ R.E.D
Belajar jangan last minute, tapi belajarlah sampai last minute ~ C.Z.A dan S.A.E
“How how?” “Bu hao”
~benchers kepada M.P
Guru biologiku di SMA nggak enak ngajarnya, tapi itu nggak bisa menutupi keindahan biologi. ~ H.S.S
Gue baru tau exam gue open book yang besok pagi ~ I.P.G, sekitar jam 10 di malam sebelumnya
Pala gw panas. Otak deng bukan pala. Mana panas lagi, bikin hatiku juga panas ~ curcol dari M.M.W
Keterbatasan intuisi tidak akan menghalangiku untuk belajar! ~H.S.S lagi, dengan semangat ‘45
dan mungkin ada banyak lagi. ditambah deh ntar kalo inget
.
Semester ini gue kurang aktif jadi pasukan doa nih. Sms apalagi. Emang nggak pernah sms anak-anak yang mau exam. Bingung mo ngetik apa. Dan pada dasarnya memang gue kurang perhatian sih. Males ngeliat-liat daftar satu-satu trus disms…hahaha. Abis exam kelar punya niat untuk lebih sering mendoakan
. Kalo soal sms…ehm we’ll see lah.
.
Intinya, exam period itu seru. Meskipun gue sempet down hpdTnya, sempet stress, tapi bersyukur banget selalu diangkat lagi sama Tuhan lewat EPM, lewat temen-temen yang sms sebelom exam, lewat semuanya. Bersyukur juga kalau belajar selalu bisa lumayan beres pada akhirnya, meskipun sempet kacau. Bersyukur untuk setiap doa, setiap sharing, setiap renungan.
Tak lupa bersyukur untuk setiap senyum yang boleh tersungging
as for today
- ternyata surat yg mesti diambil di ISC itu surat buat pemilu (duh pilih apa ya…)
- pulangnya ketemu si cantik (nyaris dicakar soalnya dy uda ga kenal gue) tapi ga ketemu momo
- gue di-reject untuk jadi race official Singapore F1 GP taon ini
- kuis-kuis gue kok ga ada yg berhasil yah?
- kamar gue berantakan banget lebih messy daripada sirkuit gue kmaren
- gue pilih 3011 dan 3015 untuk major elective gue…yang berarti menuju ke spesialisasi Power Engineering
- suddenly banjir notes di facebook pasca deadline first draft *swt*
- gue mulai merasa butuh vacuum cleaner baru
- besok ada presentasi aai185, mesti ngarang tulisan buat lunchtime concert tadi (yg gue cuma dateng 20 menit), dan nyiapin bahan ktb.
- Liverpool menang 4-0 (agg 5-0) atas Real Madrid!!
(feel sorry for Casillas, though. He was great but his teammates, esp the defenders waren eine Katastrophe…ckckck)
something wrong with your circuit lar…
Nyaris lupa mau cerita soal lab hari senen kemaren.
Iya jadi dengan bagusnya, jadwal lab gue kembali mengharuskan gue lewat tempat insiden senen lalu. Kali ini di S1-B3b-23. Gue jalannya udah mepet-mepet tembok aja deh.
Dan lab kali ini adalah…electronics. Bikin-bikin sirkuit gitu di breadboard. Sebel deh jadinya kan messy banget gitu. Kabel-kabel berseliweran warna-warni udah kayak apaan aja.
Setelah merangkai sirkuit super-messy itu (yang tersambung dengan satu clock generator, satu power supply, dan satu oscilloscope), gue dan lab partner gue nyalain mesin-mesinnya dan melihat ke oscilloscope.
Tau kan kalo oscilloscope tuh nampilin gelombang2 gitu. Meskipun meliuk-liuk tapi kan tetep lurus gitu garis tengahnya. Nah gelombang kita kali ini tuh meliuk ke bawah. Mati deh. Yauda kita panggil deh si lab technician.
Dia nyuruh kita ngecek si clock generator sama power supply pake oscilloscope. Ternyata normal.
“These three machines work properly. That means something wrong with your circuit lar,” katanya sambil nunjuk mesin-mesinnya trus dia pergi.
Gue dan lab partner gue melihat dengan lemes ke sirkuit kita yang uda ga berbentuk.
.
Untung beberapa menit kemudian miraculously gelombangnya jadi bener…
Kadang-kadang gue ngerasa happiness dan hoki itu dijatah. Untuk setiap kesenengan yang ekstrim, ada kesialan yang ekstrim. Kalo siang-siang kita hiperaktif dan seneng banget, kata orang nanti mimpi buruk. Ah enough lah. Kenyataannya kan nggak begitu. Gue cuma mau bilang setelah nonton Jason Mraz di hari kamis, hari jumat jadi cukup disaster buat gue.
Jadi hari Jumat itu dimulai dengan kuis math yang gagal. Well yes I could do better tapi emang unexpected sih. Kita kira yang ditanyain tuh teori yang trakhir-trakhir, pembuktian dan penerapan. Eh yang ditanya justru konsep dasar, tapi ditanya pengertiannya. Disuruh sketch curve segala. Mati deh. Agak lega setelah melihat temen-temen sekelas ribut ngomel-ngomel pas kuisnya kelar (jahat sih. but cannot help it).
Ya trus dilanjutkan dengan hari yang nggak begitu bagus. Mau balikin form ke SBS eh uda tutup jem 5.30pm. Lanjut proyektor buat PU nggak bisa nangkep signal dari laptop manapun. Yasudah. Batal deh pake slide yang gue bikin sepanjang hari ini (kemaren ga sempet gara-gara belajar buat kuis dan nonton konser). Yang temanya sampe gue kontemplasiin. Yang gue edit satu-satu backgroundnya di tengah-tengah hari. Yang bikin gue bawa Felix seharian ke kampus.
Sempet sebel sih. Tapi yaudahlah. Namanya juga pelayanan. Dan pelayanan ini bukan buat temen-temen. Ini buat Tuhan. Ya kalo Master nggak mau dilayani, hamba bisa apa?
PU kali ini juga contemplative banget. Bikin kita berpikir tentang kematian. Dan ketakutan akan kematian.
Pulangnya biefef night di lounge 60. Bahas banyak topik lah, as usual, tapi topik terakhir tuh masalah kamar. Rasanya lemes banget deh. Gimana NTU bisa expect kita kasi donation pas uda lulus kalo pas studi kita dimain-mainin masalah sebuah kebutuhan pokok? Serius deh. Masalah kamar ini bikin gila. Buat orang ansos kayak gue, ikut organisasi tuh bukan hal gampang. Ditambah sekarang posisinya harus makin tinggi demi dapet kamar. Sekarang ketika poin gue uda lumayan aman, mereka turunin distance point berdasarkan year of study, yang menurut gue nggak adil banget. Masa less priority buat final year? Dipikir FYP gampang ya? Tega-teganya mereka nggak dikasih kepastian. Trus gimana pula buat 3rd year yang internship di semester ganjil? Bener-bener gabisa diliat logisnya dimana.
Jadi sekarang distance point gue 8, ditambah ECA points 7 total 15. Padahal tahun kemaren 15 tuh cut-off point. Ditambah katanya hall cewek mau dikurangin soalnya cowok-cowok dragon batch baru masuk pasca NS. Lemes banget rasanya. Apa karena seharian gue juga rada bete?
I’ve had enough with homeless period. Please God, don’t make me experience one more…
(bahkan rasanya susaaaahhh banget buat ngomong “tapi biarlah kehendakMu yang jadi”)
