teruntuk sang matahari
Aku, sebuah satelit biasa
kecil, dingin, lemah, tanpa asa
Dia, sang matahari yang bersinar begitu terang
penuh energi, penuh kehidupan
sinarnya yang membuatku terpikat
menarikku mendekat begitu kuat
kurasakan perlahan aku meleleh, melebur
saat makin dekat aku padanya
aku tahu aku akan hancur
menjadi debu kosmik di tata surya
namun aku tak kuasa
melawan terang sang matahari
aku tak ingin menolak pesonanya
yang telah membuatku jatuh hati
biarlah aku hancur tanpa sisa
jika itu berarti makin dekat ke sisinya
biarlah aku menikmati saat aku didekatnya
meskipun mungkin saat ku tersadar ku telah tiada
hooooo… Puisinya =D Septian bakal baca gak ya hehe…
Satelit alami atau sateli buatan Trid? :p
Posted 7 months, 3 weeks agohaha kan dy lg pulang ke clayton…unlikely lah…
Posted 7 months, 3 weeks agosatelitnya buatan…buatan Tuhan
so very sweeet
….
Posted 7 months, 3 weeks agohehe thanks mike ^^
Posted 7 months, 3 weeks ago