thankyous
ISCF peeps, thank you so much for all your thank-you cards. Words can never be enough to tell how much I thank you all, especially in this exam period. Thank you for passing God’s love to me
what a difference a term made
semester lalu aku pusing karena banyak masalah
semester ini kurasakan Dia menuntunku menemukan jalan keluar
semester lalu aku belajar sendirian
semester ini aku berkumpul saat belajar, menikmati kasih dariNya lewat mereka semua
semester lalu hatiku menangis begitu aku keluar dari exam hall
semester ini, betapapun gagalnya, aku bisa tersenyum dan mengucap syukur
semester lalu aku menyalahkan diriku ketika aku merasa gagal
semester ini aku belajar untuk berserah sepenuhnya pada keputusanNya
semester lalu aku melarikan diri kepada kesenangan duniawi saat aku gagal
semester ini aku belajar untuk sharing dan bercerita kepada saudara-saudaraku dalam Kristus
semester lalu aku hanya berdoa untuk diriku sendiri
semester ini aku belajar untuk mendoakan orang lain
semester lalu aku merasa lemah
semester ini aku dikuatkan oleh karenaNya
semester lalu aku mengeluh
semester ini aku belajar untuk bersyukur
tanda-tanda saya udah kelar exam
- senyum terus-terusan
- senyumnya terlihat lebih cerah dan lebih tulus
- tiba-tiba punya waktu luang banyak
- kamar lebih rapi
- jadi full-timer pasukan doa iscf
- nggak ada di bench saat jam kerja
- pakaian tidak terlalu gembel
- lingkaran hitam di bawah mata memudar
- lebih ansos, terkadang ditemukan ngautis di ADM library (kalo lagi cui) atau HMV Orchard (kalo lagi hedon)
.
intinya, saya sudah kelar exam!!
.
mari mengatur jadwal untuk semester depan *sigh*
finished the race :)
Yep. I’ve finished it. My last paper for this sem, 2006, has just passed. I’ve lost quite some marks, and maybe for some people, what I’ve done is definitely not satisfying. But I’m glad. I’ve done (almost) my best, and this sem I learned a lot to not worry about my papers. The important thing is to do your best, with the right motivation, which is to glorify His name only.
For in the time of trouble he shall hide me in his pavilion: in the secret of his tabernacle shall he hide me; he shall set me up upon a rock.
Psalm 27 : 5
Thank you, Father, for the strength You gave me to get through these three weeks.
.
Now it’s time to watch some series, night karaoke-ing, some clean-up, a lot of sleep, and a lot more fun!!
Quote of the day:
Nasi memang sudah menjadi bubur, tapi buburnya masih bisa dibikin bubur ayam
~ Pr. Chandra
Terjemahannya kira-kira, meskipun kita udah terlanjur berbuat kesalahan dan berdosa, tapi kalau kita menyesal dan memohon ampun dengan sepenuh hati, Dia tetap memakai kita menjadi berkat.
krank
This exam period is killing me slowly, physically, mentally, (but hopefully not spiritually
).
Kepala gue rasanya berat banget begitu bangun tidur. Gue pikir cuma biasalah badan gue lagi manja jadi harus dipaksain untuk bangun, mandi, trus mugging.
Ternyata emang gue harus lebih peka terhadap keadaan badan gue sendiri. Gue nggak nyadar kalo badan gue udah memberikan peringatan sejak tadi pagi. Menjelang sore, keadaan mulai memburuk. Saking pusingnya kepala, gue sampe udah tidur 2x. Padahal biasanya gue kalopun tidur di bench cuma sebentar pas sore-sore gitu.
Badan gue terasa linu. Bergerak dikit aja tiba-tiba sakit. Duh. Ditambah rada-rada mual juga. Dan entah kenapa gigi gue agak ngilu. Lengkap sudah. Mugging gue berjalan dengan sangat lambat. Heran PDE biasa aja gak bisa di-solve. Otak rasanya mampet. Berdoa aja susah banget konsen. Dizzy.
Puncaknya, cuaca hari ini nggak bagus banget. Berangin sejak pagi, ujan sekali-sekali, dan dingin, padahal masih sore. Akhirnya gue memutuskan untuk balik kamar sekitar jam 630pm. Lebih baik istirahat agak lama kali ini, mumpung exam berikutnya masih hari selasa.
.
Tapi nggak semua di hari ini buruk kok.
Gue bersyukur untuk kesempatan ketemu 2 biefef gue, yang cina dan yang tua & bijak
, yang udah gue kangenin soalnya lama ga ketemu. Exam period memang memisahkan banyak orang.
Bersyukur untuk progress yang dibikin dalam belajar selama hari ini, meskipun sedikit.
Bersyukur untuk sakit ini, soalnya gue jadi diingatkan untuk lebih menjaga kesehatan gue.
Berdoa untuk kelancaran perjalanan 2 biefef, yang batak dan yang cina. Have a safe flight and a good time
Berdoa untuk kesembuhan.
God bless,
.
ohya btw, krank itu artinya sakit
not myself
Today,
I feel like I’m not myself
.
I’ve said things which I didn’t really mean to
I’ve done things which I think I shouldn’t do
I lied, to myself and to some other people
I feel like I kinda lose control of my mind
I’ve done ‘good’ things, but with wrong motivation
.
What’s happening to me?
*hoping that this will end as soon as my papers are done*
(2004)+(2003)(GV17)+(MB102) = done :)
Sebenernya pengen nulis ini kemaren segera setelah pulang dari bench. Tapi apa daya udah tepar banget
.
Puji syukur bagi Bapa di surga kalo gue boleh menyelesaikan minggu ini. Well okelah sekarang baru hari jumat, tapi buat gue sekarang gue udah bisa bernafas lega.
Apa sebab?
Gue baru saja mencetak rekor pribadi terbaru: menyelesaikan 4 exam paper dalam 3 hari berturut-turut.
.
Selasa, 18 Nov 2008
subject : 2004 [summary: binary logic, 010101, flipflops]
Bersyukur kalau gue boleh dikasih pengertian tentang subjek ini. Pada waktu gue mulai mugging untuk subject ini, sejujurnya gue hampir nggak tahu apa-apa tentang 2nd part. Gue nyaris nggak pernah dateng lecture nya. Kenapa? Soalnya menurut gue suara si lecturernya nggak enak didengar. (Oke alesannya nggak penting tapi emang gitu kenyataanya
)
Tapi di hari-hari mugging berat menjelang exam subjek ini, thanks God, Dia memungkinkan gue untuk mengerti bagian itu dengan cukup baik. Persiapan non-studi juga cukup oke. Gue masuk exam hall dan mengerjakan subjek ini dengan tenang.
Ohya pas exam gue lupa bawa penggaris!! Mati deh padahal kan disuru bikin tabel2 gitu…akhirnya pake matric card deh
.
Rabu, 19 Nov 2008
subject #1 : 2003 [semiconductor]
subject #2 : GV17 [singing class ^^ ]
Long story short, 2003 gue cukup hancur. Gue ngerasa kurang waktu persiapan, dan menurut gue ini juga karena dosa kesombongan gue. Gara-gara ngeliat past year paper yang lumayan gampang, gue jadi tergoda untuk menggampangkan subject ini.
Seperti biasa, Bapa selalu menghukum gue dengan cukup direct kalo dosa kesombongan ini. Herannya gue kok ga kapok-kapok…tetep aja sering terjatuh. Gue masih harus banyak belajar tentang kerendahan hati.
Begitu kelar, gue langsung balik ke bench. Sorenya ada exam lagi dan pasti nggak ada waktu untuk balik kamar, sekalipun gue merasa perlu kontemplasi. Akhirnya mesti kontemplasi singkat di bench. Buat yang kemaren ngeliat gue sempet nangis sebentar, tenang aja, makhluk melankolis memang susah menahan air mata. Itu nggak sebegitu desponya kok. Justru seperti yang gue pernah bilang, kalo gue nangis itu berarti gue masih bisa tahan.
Setelah makan siang, gue baru merasa lebih enak. Mengucap syukur padaNya kalo boleh dipulihkan dengan cepat. Meskipun cuaca nggak begitu bagus (ujan deres banget sampe tampyas ke benches plus angin kenceng nan dingin), tapi gue tetep bisa belajar dengan baik, dan sempet juga belajar sebentar bareng one of my Malaysian friends.
Exam ini cukup sukses, thanks God for Your gift to me in music. Secara umum, gue berhasil jawab semuanya, bahkan bisa keluar lebih awal dan ikut EPM sebentar. Yah meskipun ada juga yang mengarang bebas
Malamnya tepar, nggak kuat lagi belajar buat exam besok, baik fisik dan otak gue.
.
Kamis, 20 Nov 2008
subject: MB 102 [finance]
Memaksa diri buat bangun pagi dan langsung ke bench, meskipun ngerasa sedikit kurang sehat dan masih capek. Bersyukur untuk tidur yang nyenyak tanpa banyak mimpi.
Subject ini…hmm gimana ya, pokoknya gue bener-bener sebel deh. Sama seperti gue sebel banget di SMA gue harus belajar accounting. Disini gue harus ngambil at least satu modul Business & Management, dan kata semua orang, subject finance inilah yang cukup gampang dan banyak ngitung (nggak banyak teori).
Jeleknya gue, kalo gue udah memutuskan satu subject tuh nggak penting dan nggak ada pengaruhnya sama tujuan gue (ni subject kan ga ada pengaruhnya buat gue dapet degree gue dari EEE), gue nggak akan peduli sama tu subject.
Gue memang ngambil S/U option buat subject ini, tapi ya kalo nggak ngerti apa-apa susah juga…dan gue bener-bener slack untuk subject ini. Lecture cuma dateng paling 2-3 kali. Kalo tutorial sih dateng (buat sign attendance) meskipun pernah nitip juga.
Pokoknya susah deh belajar ni subject, terutama karena niat itu sama sekali nggak ada.
Bahkan gue sampe bingung mau doa apa. Gue ngerasa nggak pantes buat minta berkat selama exam biar bisa mengerjakan dan diberikan yang terbaik, karena jelas gue slack banget. Then how ar?
~~~pada akhirnya gue tetep nggak ngerti apa-apa. tapi yasudahlah…
.
Berkat dariNya memang nggak ada habis-habisnya, terutama gue rasain sepanjang 3 hari ini. Sesuatu yang seemed impossible at the beginning, tapi dengan penyertaanNya gue ternyata bisa melewati itu semua.
Thank you Father for giving me them, orang-orang yang menyalurkan berkatMu untukku: temen-temen yang ada di bench, yang nemenin gue belajar dengan joke-joke garing, yang encourage gue via sms setiap gue mau exam, juga yang ada nun jauh di dunia seberang sana tempat gue bisa cerita malem-malem, and my mum, who can always make things better and love me unconditionally.
I can do all things through Christ which strengtheneth me.
Php 4:13
.
10pm
ini rekor tercepat pulang gue dari belajar di bench. Biasanya baru pulang sekitar jam 1-2am.
Update kondisi sampai saat ini (Nov 17th, 10pm):
- biological clock konstan, tidur cukup, makan 3x sehari
- dihinggapi serangga di bench berakibat benjolan kecil keras di kulit. dan gatel >.<
- jerawat mengganas
- kadang-kadang mulai sakit tenggorokan dan panas kalo udah lewat midnight di bench. tapi biasanya dikasih strepsil langsung baikkan…hehe…
. - kondisi psikis agak nggak bagus. tidur nggak terlalu nyenyak karena kebanyakan mimpi. pusing begitu bangun tidur
. - kadar ansos sudah jauh berkurang. thanks to all bench-ers and all your crispy jokes

. - spiritually stable and quite okay. thanks to EPMs…bisa sharing dan doa bareng. masih berupaya untuk lebih berserah.
. - melihat, menjalani, menikmati, dan bersyukur. Thank you, Father
…
besok exam 2004. persiapan…hmm…seharusnya lumayan. tapi yah…kita lihat besok.
pray
Prayers in a day (normal days non Sundays)
- morning prayer
- lunch
- dinner
- end of day reflection
.
Prayers in a day (during Exam Period, but not on Exam Day)
- Morning prayer (mine is…usually very short)
- Before start mugging
- Lunch
~~~~~mugmugmugmug~~~~~ - Beginning of Exam Prayer Meeting (EPM)
- Before reflection @ EPM
- After reflection
- Sharing session
- Contemplating
- End of EPM
- Dinner
~~~~~mugmugmugmugmug~~~~~ - End of day reflection
.
Prayers in a day (on Exam Day. Let’s say the exam is on 9am)
- Morning prayer (hmm…a little bit longer)
- Before entering the Exam Hall (led by someone from ISCF)
- On the seat before start writing
- (in the middle of the exam when feeling despo)
- After finishing the paper
- Short prayer after leaving the exam hall
- Lots of prayer while contemplating in my room
- Beginning of EPM
- Before reflection @ EPM
- After reflection
- Sharing session
- Contemplating
- End of EPM
- Dinner
~~~~~mugmugmugmugmug~~~~~ - End of day reflection
.
Do we have to wait until our critical time to realize the importance and the power of prayer?
Is it so hard for us to spend a few minutes to talk to our Father? To worship Him, to give thanks, to confess our sins?
Communication is the base of a relationship. If we don’t communicate with our Father, how can we build and maintain a good relationship with Him?
.
~dedicated to myself~












